Selamat datang di situs kami…
5 April 2016BRESI
11 April 2016
ZERO+
Green Waste Management System
adalah Sistem Manajemen dan Teknologi Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan, yang merupakan rangkaian proses pengolahan sampah dimulai dari 3R : Reduce - mengurangi sampah dari sumbernya, Reuse - menggunakan kembali sampah yang masih dapat dipakai, dan Recycle - mendaur ulang sampah agar memiliki nilai tambah ekonomi), Bank Sampah untuk menampung sampah anorganik dan mengolah atau menjual ke target pasar, hingga Proses Incinerasi yaitu pemrosesan akhir residu sampah yang tidak dapat diolah. Abu hasil incinerasi diolah menjadi bahan bangunan (batako, paving block, dn.)
Pengolahan sampah dijalankan di TPST area komunal oleh suatu Komunitas yang terpilih atau dibentuk yang memiliki komitmen tinggi, dengan dukungan sinergi dari seluruh stakeholder yang ikut bertanggung jawab dalam penanganan sampah di kota atau daerah tertentu, agar dapat berjalan secara berkelanjutan.
Komunitas pengelola sampah diarahkan agar menjadi Wirausahawan Sosial (Social Entrepreneurships), untuk mem bangun ekonomi kerakyatan berbasis sampah guna mencapai visi Indonesia Bersih, Bebas Persoalan Sampah. Kemudian ditularkan kepada seluruh masyarakat di lingkungan sekitarnya agar dapat memperlakukan sampah secara positif.
MANFAAT ZERO+
- Sampah musnah di dekat sumbernya, tidak ada lagi penumpukan sampah.
- Mengembangkan usaha kerakyatan berbasis komunitas (social entrepreneurships) melalui pembangunan beberapa tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) di berbagai daerah.
- Hasil pengolahan 3R sampah bernilai ekonomi seperti pupuk, bahan bangunan (baku batako dll), sampah anorganik diproses ulang atau dijual.
- Mengurangi biaya transportasi sampah.
- Memutus ketergantungan terhadap kebutuhan TPA.
- Mengurangi biaya investasi alat berat oleh Pemerintah.
- Mengurangi kemacetan lalu lintas akibat truk sampah yang lalu lalang menuju area TPA.
- Mengurangi dampak polusi udara dan juga dampak kesehatan masyarakat akibat menumpukkan sampah.
- Mengurangi ekses konflik masyarakat.
- Mempercepat proses perubahan perilaku masyarakat untuk melakukan 3R sampah di rumah.
- Membangun kepekaan sosial terhadap kebersihan dan kesehatan.
